Rute Terbaik Menuju Wisata Kawah Ijen

Hai semua, apa kabar? Semoga sehat selalu dan stay safe ya, jaga kebersihan, sering-sering cuci tangan, jangan lupa pakai masker. Menuju new normal, kalian udah berani keluar belum? kami yakin disini pasti banyak banget yang udah kangen liburan, kangen jalan-jalan, kangen juga mendaki gunung. Kebetulan kali ini kami mau bahas soal rute terbaik menuju wisata Kawah Ijen. Namun, kami sarankan kalian baca juga  artikel kami tentang Tips Penting Sebelum Mendaki Kawah Ijen agar persiapan kalian semakin matang sebelum ke Gunung Ijen.

Terletak di antara Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, Kawah Ijen menjadi destinasi Wisata Banyuwangi favorit bagi wisatawan, terlebih dengan adanya fenomena ‘Blue Fire‘ yang terlihat sangat indah di dini hari. Setiap saat, banyak turis lokal maupun mancanegara yang penasaran dengan si api biru. Selain itu, kamu juga bisa melihat matahari terbit dari puncak Ijen yang tak kalah mempesona.

Kawah Ijen berada diatas ketinggian 2.368 meter di atas permukaan laut, dan merupakan bagian dari Gunung Ijen, gunung berapi yang masih aktif. Saat ini gunung yang memiliki api biru di dunia hanya berada di Indonesia dan Islandia.

Terkadang kawasan Ijen sering ditutup karena kandungan belerang yang terlalu tinggi hingga dapat membahayakan wisatawan, baunya yang sangat menyengat bukan hanya dapat membuatmu batuk dan pusing, melainkan juga pingsan bahkan meninggal dunia. Oleh sebab itu Untuk menghindari asap beracun dari kawah ini, wisatawan disarankan menggunakan masker yang dilengkapi dengan penyaring udara. Biasanya masker tersebut bisa disewa saat di pos atau disediakan ole pemandu wisata.

Rute terbaik menuju wisata kawah Ijen bisa ditempuh melalui 2 jalur, mengingat letaknya di perbatasan dua kabupaten yaitu Banyuwangi dan Bondowoso.

Rute Pertama Menuju Wisata Kawah Ijen

Jika melalui rute Banyuwangi kamu akan melewati kecamatan Licin yang bisa dihitung sekitar 15 Km dari pusat kota. Tidak seperti beberapa tahun lalu, saat ini kondisi jalan menuju Licin sudah cukup bagus, karena Pemda setempat sudah merenovasinya

Setelah melewati Licin, rute selanjutnya kamu harus melanjutkan ke Paltuding yang merupakan sebuah pos Perhutani di kaki gunung Merapi-Ijen. Dari sini terdapat jalan tanah menanjak ke ketinggian 2.400 M dengan waktu tempuh 2 jam dengan berjalan santai.

Tiba di bibir kawah, pemandangan menakjubkan akan segera tersaji di depan mata. Sebuah danau hijau dengan diameter sekitar 1 km yang berselimutkan kabut dan asap belerang berada jauh dibawah. Dari sini pengunjung bisa melihat penambang-penambang belerang yang berada di dekat danau. Untuk menuju ke danau, pengunjung harus menuruni bebatuan tebing kaldera melalui jalan setapak yang juga biasanya dilalui oleh para penambang

Nah, tadi itu rute yang pertama. Biasanya rute pendakian menuju kawah Ijen dilakukan di malam hari karena tujuan utamanya untuk menyaksikan fenomena alam Api Biru (Blue Fire). Selain dapat menyaksikan fenomenal alam yang unik, kalian juga bisa menyaksikan pesona alam kawah ijen pada saat matahari telah menyinari kawah ijen karena pemandangan di danau asam terbesar di dunia ini begitu menakjubkan dengan warna air biru tosca yang sangat indah. Jangan lupa persiapkan masker yang bagus untuk memfilter udara yang masuk.

Rute Kedua Menuju Wisata Kawah Ijen

Jika melalui kabupaten Bondowoso tepatnya dari daerah Wonosari menuju daerah sempol. Nah dari daerah Sempol ini dilanjutkan perjalanan hingga ke daerah Paltuding. Untuk menuju Paltuding ini tidak sesulit rute dan akses menuju wisata kawah ijen dari Banyuwangi, karena jalannya lebih mulus sehingga untuk sampai ke Paltuding dapat di lalui dengan kendaraan roda dua atau roda empat. Namun jarak yang ditempuh lebih jauh. Dari Situbondo ke Paltuding jaraknya sekitar 93 Km. Tapi karena jalannya mulus bisa ditempuh dalam waktu 2,5 jam.

 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

A post shared by 𝗧𝗿𝗮𝘃𝗲𝗹 𝗣𝗵𝗼𝘁𝗼𝗴𝗿𝗮𝗽𝗵𝘆 • 𝗠𝗔𝗟𝗗𝗜𝗩𝗘𝗦 (@eyeschipha) on

Sepanjang jalan menuju Paltuding kalian dapat menikmati pemandangan perkebunan kopi dan hutan pinus yang sangat mempesona. Karena rute ini berada di area perkebunan kopi Arabika maka jangan heran jika kalian akan menemukan 3 pintu gerbang yang berbeda dan diminta untuk mengisi buku tamu dan tujuan perjalanannya. Selain itu kawasan hutan pinusnya pun masih dalam kawasan Cagar Alam Ijen.

Untuk menuju kabupaten Bondowoso dan kabupaten Banyuwangi sendiri, kita bisa mencapainya dengan transportasi umum dari kota Surabaya maupun dari kabupaten-kabupaten sekitar. Untuk jaraknya sendiri dari Surabaya menuju kabupaten Bondowoso ataupun kabupaten Banyuwangi sekitar 200 Km.

Di sepanjang menuju gunung Ijen kalian akan berpapasan dengan truk pengangkut belerang, jalannya sudah diaspal, namun saat akan naik atau turun pastikan kamu menggunakan kendaraan dengan kondisi baik agar lebih aman

Tak jarang wisatawan asing datang ke Banyuwangi setelah berlibur dari pulau Bali. Banyuwangi cukup dekat dengan Denpasar Bali, jika melalui jalur laut di Pelabuhan Ketapang hanya memakan waktu 4 jam saja hingga sampai di Banyuwangi.

Gimana, sudah cukup jelas rute pendakian terbaik menuju wisata kawah Ijen? Jika kamu berniat kesana, kita perkenalkan Jasa Rental Mobil di Banyuwangi untuk menunjang kegiatanmu selama di Banyuwangi.

Azka Transport, Jasa Transportasi atau Rental Mobil di Banyuwangi yang mengedepankan Pelayanan, namun Tarifnya Bersahabat. Untuk informasi lebih lanjut kamu bisa cek website resminya di azkatransport.com

Sekian informasi dari kami, jangan lupa persiapkan fisik dengan baik. kami sarankan kamu berolahrga minimal 2 minggu sebelumnya. Kamu bisa melakukan lari kecil atau jalan minimal berjarak 5 Km. Selamat menikmati keindahan alam Indonesia.